Surat Terbuka untuk Bapak Menteri Pendidikan tentang Ujian Nasional

Mei 4, 2008

Yth. Bapak Menteri Pendidikan RI

di

Jakarta

 

Disampaikan dengan hormat bahwa saya yang benama Asep Suhendar, Guru SMPN 3 Langkaplancar, hendak menyampaikan beberapa hal berkenaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional. Sebelumnya saya juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri atas kerja keras Bapak untuk meningkatkan Pendidikan Nasional.

Ada beberapal yang ingin saya sampaikan berkenaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional, yaitu:

1.       Saya dibertugas di daerah yang dapat dikatakan terpencil, jumlah guru sangat kurang dibandingkan dengan jumlah siswa, bahkan ada Mata Pelajaran yang di UN kan yang tidak ada gurunya, dan mungkin hal ini juga terjadi di sekolah yang lain.

2.       Menurut penilaian saya sebagian masyarakat di daerah masih memiliki kesadaran yang rendah akan pentingnya pendidikan, sehingga yang kami pikirkan bukan hanya bagaimana supaya siswa lulus UN, tapi juga bagaimana menghadirkan siswa di sekolah.

3.       Ada teman saya yang sebelumnya bertugas puluhan tahun di daerah yang lebih tepencil (di Pulau tertentu), di tengah hutan, di tengah ego etnis masyarakat local, sehingga yang teman saya pikirkan selain pendidikan juga keselamatan diri. Oleh karena itu jangan ditambah rasa takut mereka dengan senapan milik Densus 88, dan hal lainnya.

4.       Guru di tempat saya tidak seperti yang digambarkan Bapak di sebuah iklan di televisi (iklan peringatan pembocoran soal UN), berpakaian sangat rapi didepan komputer yang canggih. Guru di tempat saya banyak yang bekerja lain dengan bertani atau beternak sapi, karena gaji yang didapatkan hanya sekitar 200 – 300 rb rupiah per bulan. Saya juga menangis melihat iklan itu, karena guru digambarkan dengan sikap yang tidak baik, dan iklan itu ditonton anak-anak (siswa) kami, mohon Bapak mempertimbangkan penayangan iklan tadi. Kami tidak merasa sikap kami sudah Baik, namun mohon sikap yang buruk itu tidak ditayangkan dihadapan anak-anak kami.

 

Dari uraian diatas mohon kiranya Bapak Menteri untuk memberdayakan para ahli untuk mengkaji standar kelulusan dari UN secara ilmiah dan menyampaikan hasil kajian tersebut kepada kami dengan sikap yang ilmiah, supaya tidak terlihat seperti kebijakan yang dipaksakan, juga mohon iklan tadi segera dicabut atau diperbaharui supaya tidak menyebabkan over generalization atau premature closure yang negatif dari anak-anak kami.

Kepada Bapak Menteri saya mohon ma’af surat ini disampaikan secara terbuka melalui Internet karena saya berfikir hanya inilah cara yang dapat saya lakukan.

Demikian surat ini saya sampaikan, mohon ma’af jika ada kesalahan, saya insan tempat bermuaranya kesalahan dan Maha Suci Alloh SWT dari segala kesalahan, semoga Alloh SWT memberikan kemudahan kepada bangsa ini untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Terima kasih atas perhatian Bapak, semoga surat ini bermanfa’at.

 

Hormat saya,

 

 

Asep Suhendar

Guru SMPN 3 Langkaplancar

Web:

http://www.asepsuhendar.info

http://asepsuhendar.wordpress.com

http://asepsuhendar.orgfree.com

Email: asepsuhendar07@gmail.com

Tel. 08122116557

 

Terimakasih kepada telkomsel flash sebagai satu-satunya sarana yang memberikan fasilitas kepada saya untuk dapat mengakses Internet dari tempat saya mengajar.