PERBANDINGAN PENDAPAT TOKOH DALAM REVOLUSI MUTU

Diambil dari buku Edward Sallis:

W. Edwards Deming

•         Filosofi dari W. Edwards Deming dapat diringkas sebagai berikut:

Dr W. Edwards Deming menyatakan bahwa dengan mengadopsi prinsip-prinsip manajemen yang sesuai, organisasi dapat meningkatkan kualitas dan secara bersamaan mengurangi biaya (dengan mengurangi limbah, pengerjaan ulang, pengurangan staf dan litigasi sambil meningkatkan loyalitas pelanggan). Kuncinya adalah untuk melatih peningkatan berkelanjutan dan berpikir bahwa manufaktur sebagai sebuah sistem, tidak sepotong-sepotong “.

 

•         Menurut Deming semua manajer harus memiliki apa yang disebut Sistem Pengetahuan Utama, terdiri dari empat bagian:

  1. Appreciation of a system : memahami keseluruhan proses yang melibatkan pemasok, produsen, dan pelanggan (atau penerima) barang dan jasa;
  2. Knowledge of variation : jangkauan dan penyebab variasi dalam kualitas, dan penggunaan sampling statistik dalam pengukuran;
  3. Theory of knowledge : konsep menjelaskan pengetahuan dan batas-batas dari apa yang dapat diketahui;
  4. Knowledge of psychology : konsep sifat manusia.

 

 

 

 

 

 

Joseph M. Juran

 

Juran mengemukakan Trilogi Mutu (proses manajerial) untuk mencapai Total Quality:

•          Quality planning/Perencanaan Mutu

•          Quality control/Pengendalian Mutu

•          Quality improvement/Peningkatan Mutu

 

Fungsi-fungsi semua memainkan peran penting ketika mengevaluasi kualitas.

 

Philip B. Crosby

 

Filosofi dari Crosby:

Quality is free . . . :

“Quality is free.  It’s not a gift, but it is free. What costs money are the unquality things — all the actions that involve not doing jobs right the first time.”

Kualitas itu Gratis..

“Kualitas itu gratis. Kualitas bukan hadiah Kualitas, tetapi gratis. Biaya yang terjadi dari suatu produksi adalah karena hal-hal yang tidak berkualitas yakni semua tindakan yang tidak dikerjakan dengan benar saat pertama kali “

Hakikat dariManajemen Mutu:

  • Mutu berarti kesesuaian dengan persyaratan
  • Masalah adalah fungsional alami
  • Tidak ada tingkatan optimum dari cacat
  • Biaya kualitas adalah satu-satunya pengukuran yang bermanfa’at
  • Zero defect (kerusakan nol/tidak ada cacat) adalah satu-satunya standar kinerja manajemen

 

About these ads

2 Balasan ke PERBANDINGAN PENDAPAT TOKOH DALAM REVOLUSI MUTU

  1. budies mengatakan:

    salam kenal pak dari kalimantan tengah

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: