Cooperative Learning Tipe Numbered Heads Together (NHT)

Brower (1994) menyatakan bahwa inti dari cooperative learning adalah pembelajaran yang menjadikan siswa bekerja sama dalam beberapa kelompok kecil agar siswa satu dengan yang lainnya saling mendukung selama proses pembelajaran (Jolliffe, 2007, Hal. 3). Selanjutnya Jolliffe juga menyatakan bahwa berdasarkan berbagai penelitian bahwa dalam cooperative learning paling tidak terdapat dua hal kunci yang paling penting, yaitu:

1. Positive interdependence

    Hal ini berarti bahwa setiap siswa dalam sebuah kelompok kecil harus memiliki kontribusi terhadap pembelajaran dalam kelompoknya. Siswa harus dikondisikan sedimikan rupa sehingga setiap siswa dalam kelompok memerlukan siswa yang lain untuk menyelesaikan tugas kelompoknya, Jolliffe menyatakan hal ini sebagai ‘one for all and all for one’.

    2. Individual accountability

      Hal ini berarti bahwa setiap anggota dalam kelompok bertanggung jawab untuk menyelesaikan bagian tertentu dari tugas kelompoknya.

      Beberapa peneliti di bidang pendidikan menyatakan bahwa diperlukan aspek lain yang mendukung baiknya kerjasama kelompok dalam cooperative learning, yaitu keterampilan interpersonal dan small-group. Keterampilan interpersonal misalnya keterampilan mendengarkan, memberi semangat (encouraging), pencapaian sebuah konsensus, menyelesaikan/menegahi konflik, dan menghargai orang lain. Sedangkan keterampilan small-group tidak lain adalah keterampilan akademis, seperti memahami/mengikuti petunjuk, merencanakan dan me-review, mengelola waktu, membangun dan mengurai suatu ide.

      Berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli seperti D. W. Johnson, Maruyama, R. T. Johnson, Nelson & Skon pada tahun 1981; Sharan pada tahun 1980, dan Slavin pada tahun 1990 dan 1996 menemukan bahwa merupakan sebuah metode pembelajaran yang terbukti efektif. Cooperative learning juga telah banyak diterapkan dalam pembelajaran dalam rangka pelaksanaan reformasi pendidikan. Penelitian-penelitian tersebut telah menemukan bahwa cooperative learning efektif dalam meningkatkan pretasi akademik dan percaya diri siswa, meningkatkan perkembangan/perbaikan sikap (sosialisasi) siswa terhadap teman mereka maupun dalam ruang lingkup sekolah, dan dapat meningkatkan hubungan antar kelompok siswa yang beragam (Jacob, 1999, hal. 13-14).

      Pada dasarnya NHT merupakan kegiatan belajar kooperatif dengan empat tahap kegiatan. Pertama, siswa dikelompokan menjadi beberapa kelompok. Setiap anggota deberi nomor (1, 2, 3, dan seterusnya). Kedua guru menyampaikan pertanyaan. Ketiga, guru memberi tahu siswa untuk ‘meletakan kepala mereka bersama’ (menyamakan pemahaman), untuk meyakinkan bahwa setiap anggota tim memahami jawaban tim. Keempat, guru menyebut nomor dan siswa yang dengan nomor yang bersangkutan yang harus menjawab.

      Setiap tim terdiri dari siswa dengan kemampuan yang bervariasi. Di sini ketergantungan positif (interdependency) juga dikembangkan dan yang kurang terbantu oleh pihak yang lebih. Yang berkemampuan tinggi bersedia membantu, meskipun mereka mungkin tidak dipanggil untuk menjawab (Jollife, 2007, Hal. 81). Bantuan yang diberikan dengan motivasi tanggung jawab atau nama baik kelompok, yang lebih lemah diharapkan sangat antusias dalam memahami permasalahan dan jawabannya karena mereka merasa merekalah yang akan ditunjuk guru untuk menjawab (menjelaskan hasil diskusi mereka di depan).

      Sumber

      Jacob, Evelyn. 1999. Cooperative Learning in Context: An Educational Innovation in Everyday Classrooms SUNY Series, Social Context of Education. State University of New York Press. New York.

      Jolliffe, Wendy. 2007. Cooperative Learning in the Classroom; Putting it into Practice. Paul Chapman Publishing. London.

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s

      %d blogger menyukai ini: